Laporkan Penyalahgunaan

Catatan Pengalaman Membatasi Screen Time pada Anak

 

pengalaman membatasi screen time pada anak


“Hiru makannya tambah lagi?”

“Hiru!”

“Hiru!”

“Hiru!”

Panggilan yang kesekian baru direspon oleh anakku yang beranama Jawahiru. Kepala mengangguk, pandangan masih fokus ke layar persegi yang memutar film kartun kesayangannya.

Aku mulai khawatir, durasi makan Hiru semakin lama. Sepertinya makan adalah modus agar dia bisa nonton di ponsel. Kesalahanku adalah mengijinkannya untuk boleh main hp hanya di waktu jam makan. Awalnya, alasan ini membujuknya agar mau makan, badannya terlihat kurus, sehari hanya makan satu kali itupun harus dibujuk terlebih dahulu.

Aku dan suami merasakan memberikan gadget ketika makan memberikan resiko. Ia tidak mau makan tanpa hp. Ia menjadi mudah marah. Serta, jika dipanggil tidak segera merespon.

Kami menghendus hal yang tidak beres dan bertekad mengembalikan tumbuh kembang anak tanpa terganggu aku dan suami sepakat membatasi screen time pada anak. Disini aku akan sharing catatan pengalaman dalam hal tersebut, semoga dapat membantu keluarga yang lain yang sedang berjuang mengawal anak menjadi generasi emas Indonesia.

Belajar dari Kesalahan

 

Linda Puspita
Blogger dan Guru Honorer yang selalu beruntung saat mulai menulis. Menerima kerja sama, silahkan singgah di brilianamumtazia@gmail.com

Related Posts

Posting Komentar