Satu frame foto ini adalah kenangan yang tidak mudah dihapus
sampai kapan pun. Kebersamaan, perjuangan dan doa yang telah lama kami
nantikan.
“Ummi, besok kalau ada rejeki ke
pantai lagi ya!”
Mantra yang sering terucap, seakan ingin mengulang lagi. Menikmati
waktu bersama, sekedar minum air kelapa yang segar, membiarkan kaki menyentuh
pasir pantai yang lembut, dengan sesekali disapu ombak yang bergulung, mendengar
suara dentum ombak dan berisik para penjaja kendaraan off road, “Ayo, Bu
keliling-keliling pakai motor, biar gak capek, harga paketnya murah!”
Menikmati perjalanan, memang tidak perlu rencana yang rumit,
tetapi perlu persiapan yang matang, agar terasa aman dan nyaman untuk semua.
Saya sangat senang punya kesempatan membawa anak-anak tetapi tidak sekali atau
dua kali saya tidak nyaman lama di perjalanan dan liburan di tempat terbuka. Seperti
mata SEpet, PErih, LElah hingga ada rasa berat yang menjalar ke kepala dan
tarasa mual.
Belajar dari banyak momen liburan akhirnya menemukan cara
bagaimana saya yang memiliki mata minus ini, yang lebih rentan mata terasa
panas dan mengalami gejala mata kering bisa tetap menikmati kebersamaan. Yuk,
simak tipsnya agar liburan tetap berkesan meskipun berada lama di tempat
terbuka.
Beristirahat Sejenak
Di tempat terbuka, terutama di pantai saya sering memicingkan
mata. Tak lain karena mata mulai tidak nyaman, terlalu lama menyapu pandangan.
Terlalu lama terpapar matahari. Mata mulai pedih dan panas.
Saya istirahat sejenak, baik dari membuka ponsel dan melihat
benda yang jauh. Saya duduk dibawah pohon yang berada di tepi pantai. SePeLe tetapi bisa membantu memastikan
mata terasa tidak pedih lagi.
Memakai Kaca Mata Photochromic
Saya pernah diskusi dengan dokter mata, bahwa mata saya terasa
sakit, pedih, sampai sakit kepala yang dahsyat jika terpapar sinar matahari.
Beliau menyarankan agar saya memakai kaca mata minus photochhromic, yaitu kaca
mata yang bisa protect mata agar
nyaman saat berada di ruang terbuka. Kaca mata tersebut otomatis gelap di
tempat terbuka atau dibawah sinar matahari dan kembali jernih saat berada di
dalam ruangan.
Tidak Mengucek Mata
Saat Mata SEpet, PErih, LElah saya berusaha untuk tidak
menguceknya. Semakin dikucek, semakin terasa tidak nyaman. Selain itu, berisiko
terjadi luka pada kornea mata. Untuk menghindari infeksi pada mata, saya cukup
pejamkan mata, melepas kaca mata untuk sementara, dan beristirahat sejenak. Mata
SePeLe Jangan Disepelein, kemudian saya mencoba tetes mata untuk meredakan rasa
tersebut.
Membawa Insto Dry Eyes
Insto Dry
Eyes adalah obat tetes mata yang membantu menghilangkan gejala kekeringan
pada mata. #BebasMataKering saat perjalanan liburan sangat membantu bagi saya
yang memiliki mata minus. Tetesin insto
dry eyes maka gejala
mata kering berangsur hilang.
Aku bawa kemana-mana Insto dry eyes 7.5 ml dengan packing
warna biru. Ini yang terbaru. Yang membedakan dengan kemasan sebelumnya adalah
warnanya saja, untuk isi mengandung hydroxypropyl
methylcellulose 3,0 mg dan benzalkonium
chloride 0,1 mg, sebagai pelumas air mata.
Saat diteteskan, mata kering terasa seperti kena air biasa. Lalu,
perlahan ada rasa segar, tidak pedih dan terasa nyaman. Obat ini sudah memiliki
ijin BPOM nomor DTL1438202146A1, jadi
aman.
Berkat #InstoDryEyes rasa pedih dan panas di mata saat di
tempat terbuka jadi terasa lebih ringan. Momen yang saya, suami dan anak-anak
nantikan lama akhirnya berjalan dengan lancar, saya dapat menikmatinya tanpa
rasa pedih, sakit di mata.
So, #MataSePeLeJanganSepelein, sehingga saya bisa fokus
menemani, hadir dan sesekali mengambil gambar saat kami bermain bersama. Ini
akan menjadi bonding time dan
kenangan yang kelak kami ceritakan ulang.











Posting Komentar
Posting Komentar